Desa Secondong Bangun Sumur Bor Jet Pam, 

Solusi Akses Air Bersih untuk Warga

Secondong, Pampangan – Ogan Komering Ilir (Sumsel)
Pemerintah Desa Secondong, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, sukses melaksanakan kegiatan Pembangunan Sumur Bor Jet Pam lengkap dengan dudukan tedmon melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) pada Tahun Anggaran 2025.
Program ini menjadi contoh praktik baik pemanfaatan Dana Desa karena selain menyediakan akses air bersih bagi warga, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja sehingga memberikan dampak ekonomi langsung.


📝 Perencanaan

Kegiatan pembangunan sumur bor berawal dari hasil Musyawarah Desa (Musdes) RKPDes Tahun 2025, yang dihadiri oleh pemerintah desa, BPD, pendamping desa, dan perwakilan masyarakat.
Dalam forum tersebut, masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Kondisi geografis Desa Secondong yang didominasi lahan rawa dan dataran berkerikil menyebabkan sumur gali cepat kering, sehingga kebutuhan air bersih menjadi masalah mendesak.

Menanggapi hal tersebut, Pendamping Lokal Desa bersama Pemerintah Desa mengusulkan pembangunan Sumur Bor Jet Pam sedalam 70 meter, dilengkapi dengan dudukan tedmon ukuran 1x1 meter, untuk memastikan pasokan air bersih dapat mencukupi kebutuhan warga sepanjang tahun.

Kegiatan ini juga dirancang untuk melibatkan masyarakat lokal sebagai pekerja sesuai prinsip Padat Karya Tunai Desa (PKTD), agar pembangunan tidak hanya memenuhi kebutuhan infrastruktur, tetapi juga memberikan lapangan kerja sementara bagi warga desa.


💰 Penganggaran

Pemerintah Desa Secondong mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp52.846.500 untuk kegiatan pembangunan Sumur Bor Jet Pam + Dudukan Tedmon.
Rincian anggaran meliputi:

  • Biaya pengeboran sumur sedalam 70 meter,

  • Pembuatan pondasi dan dudukan tedmon,

  • Pembelian material bangunan dan pipa air,

  • Upah tenaga kerja lokal sebesar Rp18.630.000,

  • Biaya teknis dan pendukung kegiatan lainnya.

Seluruh pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan diawasi oleh Pemerintah Desa, Pendamping Lokal Desa, dan pihak Kecamatan Pampangan.


⚙️ Pelaksanaan

Pembangunan dimulai setelah dilakukan survey titik nol (0%) pada November 2024, di Dusun I Desa Secondong, yang menjadi lokasi dengan kebutuhan air bersih paling tinggi.

Pelaksanaan pekerjaan berlangsung selama satu bulan, dimulai dari:

  1. Pengeboran sumur sedalam 70 meter,

  2. Pembuatan pondasi dan dudukan tedmon dari campuran semen bertulang,

  3. Pemasangan pipa air dan pompa Jet Pam,

  4. Uji coba dan penutupan sumur agar siap digunakan warga.

Proses pembangunan melibatkan masyarakat desa secara langsung sebagai tenaga kerja. Kegiatan ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga, sesuai semangat Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Setelah selesai, dilakukan sertifikasi pembangunan oleh Pemerintah Kecamatan, TPK, Pendamping Desa, dan perwakilan masyarakat untuk memastikan pekerjaan sesuai standar dan siap dimanfaatkan.


🌾 Pemanfaatan dan Dampak

Setelah pembangunan rampung, Sumur Bor Jet Pam di Dusun I kini menjadi sumber utama air bersih bagi warga Desa Secondong.
Masyarakat yang sebelumnya mengalami kesulitan air, terutama pada musim kemarau, kini dapat dengan mudah mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi.

Dampak positif dari kegiatan ini sangat terasa, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, yang kini tidak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.
Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa Dana Desa dapat menjadi instrumen penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat jika dikelola dengan baik dan melibatkan partisipasi warga.


💬 Sambutan Kepala Desa

Dalam sambutannya saat kegiatan sertifikasi pembangunan, Kepala Desa Secondong, Beni Amran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program ini dengan baik:

“Alhamdulillah, berkat kerja sama antara pemerintah desa, pendamping, dan masyarakat, pembangunan sumur bor ini dapat terselesaikan dengan lancar. Air adalah kebutuhan utama bagi kehidupan, dan kini warga Desa Secondong tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Program ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tapi juga memberikan manfaat ekonomi karena warga ikut bekerja melalui program Padat Karya Tunai. Semoga sumur bor ini bermanfaat dan dijaga bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang.”

Kepala Desa juga menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berbasis kebutuhan nyata dan gotong royong.

Dokumen bisa di Download Disini

No comments:

Post a Comment

Featured Post

TPP PAMPANGAN

 

Popular Posts