Desa Secondong Bangun Sumur Bor Jet Pam,
Solusi Akses Air Bersih untuk Warga
📝 Perencanaan
Menanggapi hal tersebut, Pendamping Lokal Desa bersama Pemerintah Desa mengusulkan pembangunan Sumur Bor Jet Pam sedalam 70 meter, dilengkapi dengan dudukan tedmon ukuran 1x1 meter, untuk memastikan pasokan air bersih dapat mencukupi kebutuhan warga sepanjang tahun.
Kegiatan ini juga dirancang untuk melibatkan masyarakat lokal sebagai pekerja sesuai prinsip Padat Karya Tunai Desa (PKTD), agar pembangunan tidak hanya memenuhi kebutuhan infrastruktur, tetapi juga memberikan lapangan kerja sementara bagi warga desa.
💰 Penganggaran
-
Biaya pengeboran sumur sedalam 70 meter,
-
Pembuatan pondasi dan dudukan tedmon,
-
Pembelian material bangunan dan pipa air,
-
Upah tenaga kerja lokal sebesar Rp18.630.000,
-
Biaya teknis dan pendukung kegiatan lainnya.
Seluruh pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan diawasi oleh Pemerintah Desa, Pendamping Lokal Desa, dan pihak Kecamatan Pampangan.
⚙️ Pelaksanaan
Pembangunan dimulai setelah dilakukan survey titik nol (0%) pada November 2024, di Dusun I Desa Secondong, yang menjadi lokasi dengan kebutuhan air bersih paling tinggi.
Pelaksanaan pekerjaan berlangsung selama satu bulan, dimulai dari:
-
Pengeboran sumur sedalam 70 meter,
-
Pembuatan pondasi dan dudukan tedmon dari campuran semen bertulang,
-
Pemasangan pipa air dan pompa Jet Pam,
-
Uji coba dan penutupan sumur agar siap digunakan warga.
Proses pembangunan melibatkan masyarakat desa secara langsung sebagai tenaga kerja. Kegiatan ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga, sesuai semangat Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Setelah selesai, dilakukan sertifikasi pembangunan oleh Pemerintah Kecamatan, TPK, Pendamping Desa, dan perwakilan masyarakat untuk memastikan pekerjaan sesuai standar dan siap dimanfaatkan.
🌾 Pemanfaatan dan Dampak
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa Dana Desa dapat menjadi instrumen penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat jika dikelola dengan baik dan melibatkan partisipasi warga.
💬 Sambutan Kepala Desa
Dalam sambutannya saat kegiatan sertifikasi pembangunan, Kepala Desa Secondong, Beni Amran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program ini dengan baik:
“Alhamdulillah, berkat kerja sama antara pemerintah desa, pendamping, dan masyarakat, pembangunan sumur bor ini dapat terselesaikan dengan lancar. Air adalah kebutuhan utama bagi kehidupan, dan kini warga Desa Secondong tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Program ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tapi juga memberikan manfaat ekonomi karena warga ikut bekerja melalui program Padat Karya Tunai. Semoga sumur bor ini bermanfaat dan dijaga bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang.”
Kepala Desa juga menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berbasis kebutuhan nyata dan gotong royong.
No comments:
Post a Comment